Kereta, sebuah transportasi massal memuat berbagai cerita dan peristiwa. Lajunya mengakomodir harapan dan tujuan bagi siapa saja. Lalu lalang puluhan penjual kudapan dan berbagai kebutuhan keseharian berharap rezeki. Beberapa peminta belas kasih mengharap iba dari para dermawan. Nyanyian pelantun lagu jalanan menghibur yang mengharap receh yang bisa diganti dengan sebatang rokok. Serta ratusan pelancong dari berbagai daerah mengharap kendaraan yang ditumpanginya bisa menyambungkan tali silaturahim. Hiruk pikuk kesemuanya bertumpuk menjadi satu. Semua mengharap kereta terus melaju hingga pemberhentian terakhir. Kesemrawutan seolah menjadi dinamisasi yang mengasikkan yang takkan pernah terhenti.
Berikut, laporan pandangan mata saat perjalanan dari Surabaya ke Madiun dengan Kereta Api Logawa, Sabtu (27/7).
0 komentar:
Poskan Komentar